Aplikasi Quick Count Hasil Pemilu Ala KPU 2019

Aplikasi Quick Count Hasil Pemilu Ala KPU 2019 - Agenda pemilu merupakan pesta rakyat atau hajat besar pada setiap negara yang menerapkan sistem demokrasi. Pemilu memiliki tujuan untuk memilih pemimpin dan wakil rakyat di tingkat bawah hingga tertinggi atau negara. Maka setelah pencoblosan kartu suara atau pemungutan suara selesai diadakan penghitungan hasil pemilu. Jaman dahulu proses penghitungan suara secara manual sehingga prosesnya memakan waktu lama apalagi pemilu tingkat negara. Berbeda dengan pemilu negeri ini semakin maju, maka selain penghitungan suara manual juga didampingi penghitungan cepat atau quick count hasil pemungutan suara. Seperti apa sih quick count itu? Adakah aplikasi khusus untuk hitung cepat atau quick count hasil pemilu Indonesia? Kali ini kita akan mengulas singkat mengenai aplikasi quick count hasil pemilu yang di pelopori oleh KPU.

aplikasi quick count pemilu

Hitung cepat atau quick count tidak bisa dijadikan acuan utama pada pemilu namun sebagai pembanding pada penghitungan suara secara manual. Bisa juga quick count ini kita jadikan sebagai bentuk transparansi atau keterbukaan proses penghitungan manual hasil pemungutan suara negeri ini. Namanya juga hitung cepat, pasti ga bisa 100% benar semua bahkan manual saja bisa jadi ada salahnya. hehehe.

Kini pihak KPU sudah merilis aplikasi quick count atau hitung cepat hasil pemilu tahun 2019 ini. Seperti apa dan bagaimana proses kerja aplikasi hitung cepat ini? Sebut saja aplikasi SITUNG (Sistem Informasi Perhitungan Suara) yang diberi nama oleh badan KPU. Aplikasi Situng memanfaatkan data berbasis salinan C1 atau sertifikat hasil penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Proses mudahnya begini, data C1 akan dibawa oleh KPPS untuk diserahkan ke Panitia Pemungutan Suara atau PPS. Nah selanjutnya, dari PPS ini akan menyerahkan ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) hingga sampai KPU tingkat Kabupaten atau Kota.

Petugas KPU di kabupaten akan memindahkan data lembaran C1 dengan cara scan dan input pada sistem aplikasi Situng KPU atau web aplikasi quick count pemilu. Tak hanya itu saja, nanti juga ada mekanisme pengecekan antara data yang di input pada aplikasi Situng dengan berkas hardcopynya. Karena memang data yang muncul pada aplikasi Situng ini tidak bisa kita jadikan acuan hasil pemungutan suara. Hasil akhirnya tetap akan mengacu pada penghitungan hasil pemungutan suara secara manual. Jadi tujuan aplikasi Situng ini sebagai data pembanding guna mengontrol proses penghitungan manual.

Aplikasi Situng ditargetkan mampu mengetahui hasil pemilu paling cepat 3 hari setelah pemungutan suara, terutama Pemilu 2019. Demikianlah ulasan singkat mengenai aplikasi quick count hasil pemilu atau yang dikenal dengan sebutan aplikasi SITUNG. Semoga artikel aplikasi hitung cepat ini bisa menjadi tambahan pengetahuan dan bermanfaat bagi kita semua. Bagikan artikel terbaru deqwan blog ini melalui sosial media atau blog dengan menyertakan link sumber artikel dalam blog ini.

Iklan Bawah Artikel